always trying,praying and creative
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Panduan Lengkap Cara Mencari Domain Expired Berkualitas

Domain expired adalah domain yang masa aktifnya tidak diperpanjang lagi oleh pemilik sebelumnya sehingga bisa kita registrasi ulang.

Lalu, kenapa kita harus mencari domain expired ?

Bukankah domain baru lebih baik karena kita bisa memilih nama domain sesuai keinginan kita ?

Well, membeli domain baru adalah sesuatu yang umum dan banyak dilakukan oleh internet marketer, entah itu untuk website pribadi, perusahaan atau moneysite (web utama untuk mendapatkan earning). Tapi dalam beberapa kasus (terutama untuk internet marketer yang berkecimpung di bidang SEO), membeli domain expired bisa jadi satu pilihan yang mempunyai keuntungan tersendiri dibanding dengan membeli domain baru.

Apakah keuntungan itu ? Utamanya adalah untuk mem-bypass authority yang umumnya dipunyai oleh domain-domain expired, yang tentunya tidak dimiliki oleh domain yang masih baru. Sehingga nantinya, website bisa lebih mudah dan cepat meranking di search engine.

Panduan Lengkap Cara Mencari Domain Expired Berkualitas


3 Fungsi Utama Domain Expired :

– Sebagai Moneysite

Dengan authority yang dipunyainya, domain expired bisa dijadikan moneysite yang potensial.

– Sebagai PBN

Domain expired juga bisa dijadikan PBN (Private Blog Network) yang kuat untuk mendongkrak ranking web-web moneysite di search engine.

– Sebagai 301 Redirects

Terakhir, domain expired bisa digunakan untuk mem-bypass linkjuice ke domain baru dengan teknik 301 redirect (tidak direkomendasikan untuk pemula, use at your own risk).

 

Tahapan Domain Setelah Expired

Sebelum melangkah lebih jauh, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang domain expired.

Setelah domain menjadi expired, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Untuk tiap registrar (Godaddy, Namecheap, Dynadot, dan sebagainya) tahapan ini bisa berbeda-beda waktunya.

Berikut ini tahapan-tahapan domain dari pertama expired sampai domain dilelang atau di delete dari registrar. Dalam tahapan ini saya menggunakan Godaddy sebagai acuan, untuk registrar lain bisa saja periode waktunya berbeda.

Hari setelah domain expiredKeterangan
Hari ke-1Domain dalam status Grace Period. Godaddy mencoba melakukan tagihan dan renew otomatis (jika diakun pemilik domain disetting auto-renew) untuk memperpanjang masa aktif domain
Hari ke-5Godaddy mencoba melakukan tagihan dan renew otomatis untuk kedua kalinya. Jika masih tetap gagal, domain akan langsung dimasukkan ke domain parking. Dalam tahapan ini, pemilik domain masih bisa memperpanjang domain tanpa kena biaya denda
Hari ke-12Godaddy mencoba melakukan renew otomatis untuk ketiga kalinya atau yang terakhir. Dalam tahapan ini, pemilik domain juga masih bisa memperpanjang domain tanpa kena biaya denda
Hari ke-19Domain bisa diperpanjang pemilik domain dengan biaya denda $80.00
Hari ke-26Domain dimasukkan kedalam lelang di Godaddy (https://auctions.godaddy.com) dengan sistem BID
Hari ke-36Lelang domain berakhir. Jika domain masih belum laku, domain akan dimasukkan ke lelang closeout (closeout auction). Didalam closeout auction ini berlaku sistem BIN (Buy it Now)
Hari ke-41Closeout auction berakhir
Hari ke-42Kesempatan terakhir untuk pemilik lama me-renew domain. Jika pemilik lama me-renew domain pada tahap ini, maka biaya yang dikeluarkan pemenang lelang/closeout akan direfund
Hari ke-43Domain diserahkan ke pemenang lelang/ closeout. Jika sampai tahap ini domain tidak juga laku (tidak ada yang melakukan BID atau BIN) maka domain akan diserahkan ke registry
Hari ke-44Domain kembali ke registry dan dalam status Redemption Period selama 30 hari. Dalam tahapan ini domain hanya bisa diperpanjang oleh pemilik lama, tentunya dengan biaya denda
Hari ke-74Domain dalam status Pending Delete selama 5 hari. Dalam tahapan ini domain sudah tidak bisa lagi diperpanjang oleh pemilik lama
Hari ke-79Domain berstatus Deleted. Domain dirilis ulang ke publik dan bisa dibeli seperti domain baru. Umur domain juga di set kembali ke 0

 

Aged Domain vs Dropped Domain

Mungkin Anda sering mendengar istilah aged domain dan dropped domain, terutama jika Anda tertarik dengan metode linkbuilding via PBN.

Lalu apa perbedaan antara aged domain dan dropped domain ? Manakah yang lebih bagus diantara kedua jenis expired domain tersebut ?

Aged domain dan dropped domain memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi untuk membantu Anda membedakan dan memilih mana yang lebih cocok untuk Anda, saya berikan sedikit penjelasan tentang perbedaannya.

Dari tabel diatas, aged domain adalah jika Anda membeli expired domain dengan sistem lelang diantara hari ke-26 sampai dengan hari ke-41. Kenapa ? Karena Anda me-renew (memperpanjang masa aktif) domain sebelum domain dikembalikan ke registry.

Sedangkan expired domain masuk kategori dropped domain jika Anda melakukan renew (lebih tepatnya membeli) domain setelah hari ke-79. Kenapa ? Karena Anda membeli setelah domain dikembalikan ke registry dan umur domain di set kembali ke 0.

Kelebihan aged domain :
– Bisa dibedakan antara domain deindex dengan yang masih terindex
– Umur domain tidak direset ke 0

Kekurangan aged domain:
– Harga lebih mahal karena membayar biaya domain + renew
– Kurang fleksibel dalam memilih nama domain, karena menyesuaikan dengan stok yang ada di lelang/auction.

Kelebihan dropped domain :
– Harga lebih murah karena sama seperti membeli domain baru
– Lebih fleksibel dalam memilih nama domain karena stok melimpah

Kekurangan dropped domain :
– Susah dibedakan antara deindex atau tidak, karena hampir semua dropped domain indexnya kembali 0
– Umur domain direset kembali ke 0

Aged domain dan dropped domain mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing, jika Anda ingin mencari expired domain entah untuk Moneysite ataupun PBN, sesuaikan saja dengan budget dan kebutuhan.

 

Website yang menyediakan daftar/list domain expired

Setelah mengetahui fungsi dan perbedaan domain expired, Anda juga tentunya ingin tahu dimana bisa mendapatkan daftar domain-domain expired tersebut. Berikut ini list-nya :

Service paling populer dan kalau tidak salah paling lama yang menyediakan daftar domain-domain expired secara gratis

Service premium yang bisa dibilang paling lengkap dalam menyajikan list database domain expired.

Dua service diatas adalah yang paling sering saya pakai dalam mencari expired domain. Jika Anda masih dalam tahap coba-coba, silahkan gunakan expireddomains.net (free). Jika Anda sudah dalam tahap serius membangun PBN misalnya, Anda bisa subscribe di Domcop.com.

Selain dua service diatas, masih banyak website-website lain yang menyediakan list database domain-domain expired dari berbagai registrar. Website-website tersebut antara lain :

Software/aplikasi yang bisa dipakai untuk mencari domain expired :

 

Kriteria domain expired yang bagus :

Selain itu, hal yang harus Anda ketahui sebelum mencari domain expired adalah menganalisa metrik dari domain-domain tersebut apakah layak untuk dijadikan Moneysite/PBN atau tidak.

Perlu diingat, metrik-metrik atau kriteria dibawah ini hanya sebagai sebuah panduan, bukan acuan yang harus diterima dan diterapkan secara mutlak. Bahkan, tiap praktisi SEO bisa berbeda-beda dalam menentukan batasan-batasan yang ada. Apalagi, mayoritas dari metrik ini bukanlah resmi buatan Google atau search engine lain, jadi tidak ada jaminan hasilnya 100% sesuai atau mendekati dengan algoritma yang ada.

DA/PA

DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority) adalah metrik yang dikembangkan oleh Moz.

Nilai DA & PA sebuah domain bervariasi antara 0 s/d 100. Semakin tinggi DA/PA sebuah domain, makin tinggi pula authority domain tersebut (menurut Moz). Hal ini tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.

DA/PA sangat dipengaruhi oleh link yang masuk ke sebuah domain, terlepas dari kualitas link tersebut. Hal ini yang membuatnya mudah untuk dimanipulasi.

Tiap praktisi SEO bisa berbeda-beda dalam menentukan DA/PA minimal sebuah expired domain yang layak untuk dibeli. Ada yang minimal 10, 15, 20 bahkan ada yang minimal diatas 30.

Tools untuk cek DA/PA :

TF/CF

TF (Trust flow) dan CF (Citation Flow) adalah metriks yang dikembangkan oleh Majestic.

Berbeda dengan DA/PA, TF/CF tidak hanya fokus pada backlink yang masuk ke sebuah domain, tapi juga kualitas dari backlink tersebut.

Nilai TF (Trust flow) sebuah domain dipengaruhi oleh authority dari website-website yang memberikan backlink, sedangkan nilai CF (Citation Flow) dipengaruhi oleh banyaknya mention yang diterima sebuah domain di internet (world wide web) terlepas dari adanya backlink atau tidak yang mengarah ke domain tersebut.

Nilai TF/CF juga bervariasi mulai dari yang terendah (0) sampai tertinggi (100).

Idealnya, semakin tinggi nilai TF semakin besar pula kualitas domain tersebut.

Tapi tidak halnya dengan CF. CF yang terlalu tinggi seringkali mengindasikan bahwa domain tersebut bekas dipakai spamming, apalagi jika tidak diimbangi dengan nilai TF yang seimbang.

Idealnya, nilai CF tidak lebih dari 2x-nya nilai TF.

Jika nilai TF 22 misalnya, nilai CF yang bagus adalah 44 kebawah.

Untuk mengecek TF/CF sebuah domain, Anda bisa langsung ke website https://majestic.com/

Index

Jika Anda memilih aged domain maka domain harus masih terindeks di Google.

Anda bisa cek di Google dengan mengetikkan “site:namadomain.com” (tanpa tanda kutip)

Untuk jenis dropped domain tidak diperlukan pengecekan indeks, karena 99% indeks-nya sudah dihapus oleh Google.

Umur Domain

Untuk jenis aged domain rata-rata praktisi SEO menyarankan umur domain setidaknya 2 tahun.

Untuk mengecek umur domain Anda bisa menggunakan whois checker seperti :

Umur domain dihitung mulai dari pertama domain didaftarkan (Registration Date) sampai waktu sekarang.

Untuk jenis dropped domain Anda tidak perlu menggunakan patokan umur domain.

Drop tidak lebih dari 2x

Ini juga banyak disarankan oleh para praktisi SEO.

Saya pribadi tidak menganggap poin ini terlalu penting. Anda bisa berimprovisasi dan melakukan trial error sendiri untuk menemukan jumlah minimal/maksimal berapa kali drop yang menurut Anda sesuai.

Untuk melihat berapa kali sebuah domain mengalami drop Anda bisa cek di whois.domaintools.com.

Backlink

Ini adalah yang salah satu poin yang paling krusial dalam menentukan bagus tidaknya sebuah expired domain.

Backlink berperan besar dalam menentukan performa sebuah expired domain kedepannya, entah itu untuk moneysite atau PBN.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam melakukan pengecekan backlink :

  • Perbandingan antara referring domain dengan total backlink yang wajar

Jika sebuah domain mempunyai total backlink 153 dan backlink tersebut berasal dari 40 domain, ini adalah sebuah angka yang wajar. Akan tetapi jika domain mempunyai total backlink 1500-an  dan berasal hanya dari 30-an domain, ini menjadi sebuah tanda-tanya besar.

Total backlink yang banyak dengan referring domain yang terlalu sedikit biasanya mengindikasikan bahwa backlink banyak terpasang secara sitewide, entah itu di sidebar atau footer. Dan seperti yang sudah diketahui, backlink sitewide di sidebar/footer tidak terlalu bagus untuk website, apalagi jika niche/topik-nya tidak relevan.

Idealnya, jumlah total backlink tidak lebih dari 10x jumlah referring domain.

Misal, jumlah referring domain 13, maka jumlah maksimal total backlink tidak lebih dari 130.

Jika jumlah referring domain 50, maka jumlah maksimal total backlink tidak lebih dari 500. Dan seterusnya…

Apakah itu berarti total backlink yang banyak dengan referring domain yang terlalu sedikit pasti spam dan harus kita hindari ??

Belum tentu.

Sekali lagi ini hanya panduan yang tidak harus Anda terapkan sama persis.

Jika Anda menemukan domain dengan total backlink yang banyak dan referring domain yang terlalu sedikit, Anda harus melakukan langkah pengecekan backlink selanjutnya yaitu….

  • Cek backlink satu persatu

Backlink yang bagus atau jelek tidak ditentukan oleh kuantitasnya, tapi kualitasnya. Untuk itu Anda harus melakukan pengecekan satu persatu untuk menentukan kualitas dari backlink tersebut.

Apakah tidak melelahkan melakukan cek backlink satu persatu ??

Bagaimana jika backlinknya ada ratusan, atau ribuan ??

Well, Anda bisa menggunakan fitur dari backlink checker seperti Ahrefs untuk menampilkan hanya 1 link per domain.

Misal, sebuah domain mempunyai backlink sebanyak 800. Tapi 800-an backlink tersebut berasal dari 83 referring domain.

Dengan Ahrefs, Anda bisa menampilkan hanya 83-an backlink yang diambil dari 83 referring domain tersebut. Jadi tiap referring domain ditampilkan hanya 1 sample backlink-nya saja.

  • Authority Backlink vs Clean Backlink

Banyak yang menyarankan bahwasannya untuk mendapatkan domain exired yang berkualitas Anda harus mencari domain yang mendapat backlink dari authority sites seperti Huffington Post, Wikipedia, Masable, Engadget, web-web pendidikan (.edu) atau web-web pemerintahan (.gov).

Saran ini ada benarnya, walaupun menurut saya tidak 100% benar.

Jika domain expired yang Anda analisa mendapat backlink dari web-web Authority seperti diatas maka itu adalah sebuah poin  plus, tapi jika tidak tidak perlu berkecil hati.

Expired domain tidak wajib mempunyai backlink authority untuk bisa dijadikan Moneysite/PBN yang potensial, yang paling penting menurut saya adalah clean backlink alias backlinknya bebas dari spam.

  • Contextual Links

Expired domain yang bagus menurut saya adalah yang mayoritas backlinknya berupa contextual links atau berada didalam artikel.

Alasannya ? Backlink yang berada didalam artikel besar kemungkinan relevan dengan isi artikel, sehingga kecil kemungkinan terindikasi sebagai spam.

Anchor text

Anchor text juga tidak kalah pentingnya.

Domain expired dengan backlink-backlink dari web authority akan jadi sia-sia jika anchor text nya berantakan.

Seiring dengan makin seringnya Anda menganalisa dan mencari expired domain yang bagus, nantinya Anda akan makin terbiasa dan bisa membedakan antara anchor text spammy dan legit hanya dengan melihatnya secara sekilas.

Anchor text yang bagus adalah yang banyak memakai nama atau brand domain.

Sebaliknya, domain dengan anchor text mayoritas “buying keyword” seperti : cheap, sell, online, buy, affordable dan sebagainya biasanya adalah domain bekas spam. Anda harus hati-hati dan teliti dalam membeli expired domain jenis ini.

History domain

History domain juga sangat penting untuk dicek, karena bisa menunjukkan bagaimana tampilan domain itu dimasa lampau. Apakah domain tersebut pernah dipakai untuk website spam, gambli*g, p*rno, redirect, website dengan bahasa asing dan sebagainya.

Dua free tools populer yang sering saya pakai untuk mengecek history domain expired adalah :

Untuk histori domain, sebaiknya hindari domain-domain bekas PBN, gambli*g, p*rno, dr*gs dan niche-niche sensitif atau ilegal lainnya.

Niche

Jika dipakai untuk PBN, akan lebih baik jika niche/topik domain disesuaikan dengan moneysite-nya. Tapi ini juga tidak wajib. Jika kriteria-kriteria lain sudah memenuhi syarat dan backlinknya oke, saya biasanya tetap membeli expired domain tersebut meski niche-nya agak melenceng dari moneysite saya.

Untuk niche domain ini disesuaikan saja dengan kebutuhan. Kadang ada moneysite yang niche-nya cukup unik sehingga sulit untuk mencari expired domain dengan niche yang sejenis, ada pula yang niche-nya cukup umum seperti travel atau health yang expired domain-nya relatif lebih mudah dicari.

Untuk mengecek niche domain Anda bisa menggunakan Wayback Machine & History Domain atau menggunakan metrik Topical Trust Flow yang ada di Majestic.com.

Nama domain

Jika digunakan sebagai PBN, nama domain menurut saya tidak terlalu penting. Nama-nama domain yang singkat dan mudah diingat malah lebih baik daripada KOD (keyword on domain).

Sebaliknya untuk Moneysite, domain dengan partial match (keyword masuk disebagian nama domain) menurut saya adalah salah satu yang terbaik.

Ekstensi

Ekstensi domain sebenarnya bebas disini, tapi jika bisa lebih baik .com, baik itu untuk moneysite maupun PBN. Alternatif lainnya adalah .net dan .org

3 Ekstensi diatas adalah ekstensi domain paling lama (selain .info dan .biz) yang beredar di internet sehingga soal kredibilitas dimata visitor sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Beda dengan ekstensi-ekstensi baru seperti .xyz, .co, .club atau mungkin .rocks.

 

Kriteria/metrik yang tidak saya pakai untuk mencari domain expired :

Pagerank

Pagerank sudah lama sekali tidak update dan memang menurut info resminya sudah tidak akan update lagi.

Jadi metrik ini sudah tidak lagi relevan untuk dijadikan patokan dalam mencari domain expired.

Spam Score

Spam Score adalah metrik yang dikembangkan oleh Moz. Metrik ini berfungsi untuk menilai tingkat spam suatu website.

Nilai Spam Score minimal adalah 0/17 dan maksimal 17/17. Makin tinggi nilai spam score makin tinggi pula kemungkinan website tersebut dipakai untuk spam.

Dari pertanyaan-pertanyaan yang masuk ke fb saya dan diskusi-diskusi di forum lokal yang saya ikuti, sepertinya beberapa pemain SEO masih menggunakan metrik ini dalam menentukan kualitas expired domain.

Beberapa tutorial cara mencari expired domain yang saya temukan di Google juga menyarankan spam score harus direntang nilai tertentu.

Saya sendiri tidak menggunakan metrik spam score karena saya kurang cocok beberapa elemen-elemen on page yang dijadikan patokan seperti : ada tidaknya contact info, jumlah external link, adanya angka di nama domain dan sebagainya.

Jika Anda ingin menggunakan metrik Spam Score, pastikan Anda tidak mengikuti hasil yang diberikan 100%. Pengecekan histori domain secara manual tetap diperlukan.

 

Cara Mencari Domain Expired di ExpiredDomains.net

Terakhir, tidak lengkap rasanya membaca tutorial cara mencari domain expired tanpa mempraktekkannya langsung.

Dalam panduan ini, saya menggunakan expireddomains.net karena layanan ini gratis, jadi Anda bisa langsung praktek tanpa harus mengeluarkan biaya untuk subscription.

Untuk bisa menggunakan fitur-fitur di expireddomains.net secara maksimal, Anda harus register dulu.

Setelah Register & Login, Anda akan menemui menu-menu seperti dibawah ini :

Untuk mencari jenis aged domain, klik Menu Marketplace Domain (no. 1) kemudian pilih GD Expired (No. 2).

GD Expired adalah tempat auction/lelang untuk domain yang baru saja expired (hari ke-26 s/d 35 dalam tabel tahapan domain expired diatas).

Atau Anda bisa memilih GD Closeouts (no. 3) jika Anda ingin mencari domain yang bisa langsung dibeli saat itu juga (BIN).

GD Closeouts adalah tempat lelang setelah domain tidak laku di lelang di GD Expired (hari ke-36 s/d 41 dalam tabel tahapan domain expired diatas).

Sedangkan untuk mencari jenis dropped domain, klik Menu Deleted Domains (no. 4) kemudian pilih ekstensi domain yang Anda inginkan.

Setelah memilih diantara aged domain/dropped domain, selanjutnya adalah melakukan filter agar domain-domain yang muncul nantinya bisa sesuai dengan kriteria yang kita inginkan.

Untuk melakukan filter, klik ‘Show Filter‘ :

Ada 4 menu (tab) utama dalam filter ini yaitu Common, Additional, Adwords & SEO dan Majestic.

Tidak semua menu/filter harus Anda isi. Sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Jika Anda mencari domain expired untuk PBN misalnya, maka filter Adwords hampir tidak ada gunanya untuk diisi.

Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari menu-menu tersebut satu persatu.

Tab Menu “Common”

  • Domain Name Whitelist

Filter ini digunakan untuk mencari domain berdasarkan keyword/kata tertentu.

Kecuali Anda ingin mencari domain jenis KOD, saya sarankan untuk mengosongi opsi ini.

  • Domain Name Blacklist

Berlawanan degan filter diatas, filter ini digunakan untuk tidak menampilkan domain-domain yang mempunyai keyword/kata tertentu.

  • Domain Name Contains … AND

Hampir sama fungsinya dengan “Domain Name Whitelist”, tapi disini Anda bisa memasukkan 2 keyword/kata atau lebih dan penempatannya tidak harus exact.

Misal Anda masukkan keyword “expired domain” (tanpa tanda petik) maka filter ini akan menampilkan domain-domain yang mempunyai keyword/kata “expired” dan “domain” seperti misal : expired123domain.com, domain07expired.com, dan sebagainya.

  • Domain Name (un) wanted Chars

Hampir sama fungsinya dengan “Domain Name Blacklist” tapi filter ini digunakan hanya untuk 1 karakter (1,2,3,A,B,C dan seterusnya).

  • Domain Name Pattern

Filter ini digunakan untuk mencari domain yang namanya mempunyai pattern/pola tertentu.

Misal : awalan domain menggunakan konsonan (huruf mati BCDFGH), karakter kedua domain menggunakan huruf hidup (vowel AIUEO), karakter terakhir domain menggunakan angka dan sebagainya.

Kecuali Anda ingin mencari domain dengan nama yang sangat bagus dan brandable (yang kemungkinan harganya juga mahal) sebaiknya kosongi opsi ini.

  • Domain Name Settings

no Numbers : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang mempunyai angka.
no Characters : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang mempunyai huruf alfabet.
no Hyphens : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang mempunya tanda hubung (-).
no consecutive Hyphens : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang mempunya tanda hubung berurutan (–).
only Numbers : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain dengan angka (tanpa haruf alfabet atau karakter lain).
only Characters : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain dengan huruf alfabet (tanpa angka atau karakter lain).
no Adult Names : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang mempunyai keyword-keyword adult seperti s*x, bo*bs, p*rn, dan sebagainya.

Menu dibawahnya digunakan untuk mengatur batas minimal dan maksimal dari jumlah karakter, hyphens (tanda hubung), vowels (huruf hidup), consonants (huruf mati), characters/huruf alfabet dan Numbers (angka).

  • SimilarWeb Top Country

Filter ini digunakan untuk menampilkan domain-domain yang mempunyai peringkat di SimilarWeb.com (berdasarkan negara).

  • Common SEO

only with Dmoz Entry : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang masuk di directori Dmoz.org (yang sayangnya per 17 Maret 2017 telah ditutup).

only with SimilarWeb Rank : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai ranking di SimilarWeb.com

only with Alexa Rank :centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai ranking di Alexa.com

only with Quantcast Rank : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai ranking di Quantcast.com

Menu dibawahnya digunakan untuk mengatur batas minimal dan maksimal dari Backlink, ACR (Archive.org Number of Crawl Results), Alexa, WBY (Whois Birth Year) dan ABY (Archive.org Birth Year).

  • SimilarWeb

Filter ini digunakan untuk memfilter domain berdasarkan data dari SimilarWeb mulai dari ranking domain secara global (Global Rank), ranking domain per-negara (Top Country Rank), Trafik dan sebagainya.

  • Listing Settings

Filter ini digunakan untuk menampilkan domain berdasarkan data auction/lelang.

only new last 12 hours : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang masuk ke auction/lelang dalam 12 jam terakhir.
only new last 24 hours : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang masuk ke auction/lelang dalam 24 jam terakhir.
only new last 7 days : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang masuk ke auction/lelang dalam 7 hari terakhir.
only new last 30 days : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang masuk ke auction/lelang dalam 30 hari terakhir.

Di menu bawahnya, Anda juga bisa menampilkan domain berdasarkan tanggal.

Max Price berfungsi untuk menentukan batas maksimal harga domain.

Listing Type untuk menentukan jenis auction/lelang yang ingin Anda tampilkan, apakah memakai sistem langsung beli (Buy it Now) atau sistem BID.

Domains per Page digunakan untuk mengatur jumlah domain per halaman yang ditampilkan di expireddomains.net.

Menu Tab “Additional”

  • Original gTLDs

Filter ini digunakan untuk menampilkan domain dengan ekstensi tertentu.

only gTLDs : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang termasuk dalam gTLDs (Generic Top-Level Domains) seperti .com, .net, .org, .biz, .info dan sebagainya.

no gTLDs : kebalikan dari opsi pertama diatas.

Di menu bawahnya, Anda juga bisa memilih untuk menampilkan domain .com saja, .net saja dan sebagainya.

  • ccTLDs – Country Code TLDs

Filter ini digunakan untuk menampilkan domain dengan ekstensi dari negara tertentu.

only ccTLDs : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang termasuk dalam ccTLDs (Country Code Top-Level Domains) seperti .uk (United Kingdom), .id (Indonesia), .es (Spain), .de (Deutschland/Germany) dan sebagainya.

no ccTLDs : kebalikan dari opsi pertama diatas.

no Second Level Domains : centang jika Anda tidak ingin menampilkan domain yang termasuk dalam Second Level Domains seperti .co.uk, .ac.uk, ac.id, sch.id, .com.au, .net.au, .co.at, .or.at dan sebagainya.

Di menu bawahnya, Anda juga bisa memilih untuk menampilkan domain dengan ekstensi .cc, .co, .me dan sebagainya.

  • Dictionary Word Domains

Filter ini digunakan untuk menampilkan domain dengan keyword/kata dari bahasa tertentu seperti English, German, Spanish, Indonesian (bahasa Indonesia) dan sebagainya.

Anda juga bisa mengatur berapa minimal dan maksimal dari keyword/kata yang ada dalam domain-domain tersebut.

Untuk filter lain di Menu Tab ini seperti Geo Domains, Name in selected TLD is available, Name in selected TLD is registered, Related Domains CNOBI, Related Domains CNO, Related Domains .COM dan Social Namecheck tidak akan saya jelaskan karena filter ini menurut saya tidak terlalu penting dalam mencari domain expired.

Menu Tab “Adwords & SEO”

  • Adwords Global, Adwords Germany, Adwords Products & Services Category, Adwords USA dan Adwords UK

Filter-filter ini sangat cocok digunakan untuk mencari domain expired untuk moneysite, utamanya untuk program Google Adsense.

Disini Anda bisa memfilter domain berdasarkan Global Monthly Search, Competition dan CPC (Cost per Click) yang ada di Adwords.

  • Yandex

Yandex TCI (Thematic Citation Index) adalah sistem perankingan website seperti Pagerank, tapi berdasarkan mesin pencari Yandex (Rusia).

  • Wikipedia & Wikipedia Databases

Gunakan filter ini jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mendapat backlink dari Wikipedia.

  • Majestic Million

Filter ini berdasarkan data dari Majestic SEO

Majestic Global Rank : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai Global Rank di Majestic.

Di menu bawahnya Anda bisa mengatur batas minimal-maksimal jumlah backlink dari IP yang berbeda, jumlah backlink dari Class-C IP yang berbeda dan Ranking domain.

  • SEOkicks

Filter ini berdasarkan data dari SEOKicks.

Hampir sama dengan Majestic Million, disini Anda juga bisa mengatur batas minimal-maksimal jumlah backlink dari IP yang berbeda, jumlah backlink dari Class-C IP yang berbeda dan jumlah total backlink.

  • SEMRush Google.com

Filter ini berdasarkan data dari SEMRush.

SEMRush Rank : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai ranking di SEMRush.

SEMRush Keywords : centang jika Anda hanya ingin menampilkan domain yang mempunyai keyword yang meranking di search engine Google.

Di menu bawahnya Anda bisa mengatur batas minimal-maksimal dari SEMRush Rank, Keyword, Trafik dan estimasi CPC.

Menu Tab “Majestic”

  • Majestic, Majestic .edu/.gov, Majestic .edu/.gov EXACT

Sama seperti Majestic Million, filter ini juga berdasarkan data dari Majestic SEO

Disini Anda bisa memfilter domain berdasarkan TF (Trust Flow), CF (Citation Flow), Jumlah External Backlinks (link keluar), Jumlah Referring Domains, Jumlah Backlink .edu/.gov, external backlink .edu/.gov dan sebagainya.

  • Majestic Topical Trust Flow

Filter ini adalah salah satu fitur andalan di Majestic.

Topical Trust Flow cukup berguna jika Anda ingin mencari expired domain dengan niche/topik tertentu.

Disini Anda bisa memilih sampai 10 kategori.

Langkah selanjutnya, jika Anda sudah selesai memilih filter yang dibutuhkan berdasarkan data-data diatas, Anda bisa klik “Apply Filter“.

Maka domain-domain yang masuk kriteria akan ditampilkan beserta kolom-kolom yang berisi data-data pendukung seperti jumlah backlink, histori domain, harga domain, jenis auction, waktu berakhir auction dan sebagainya.

Anda juga bisa mengkustom kolom dari domain-domain yang ditampilkan ini berdasarkan kebutuhan.

Untuk melakukannya, klik ‘Show Filter‘ kemudian ‘Customize Columns

Pilih kolom yang Anda perlukan kemudian klik ‘Save Changes‘.

Jika sudah selesai, domain-domain ini bisa Anda simpan dalam bentuk .csv dan .txt agar bisa dianalisa lebih lanjut.

Kesimpulan

Untuk mencari domain expired yang berkualitas diperlukan analisa-analisa secara menyeluruh dan mendetail mulai dari kualitas domain, backlink, history dan sebagainya.

Tidak ada batasan minimal/maksimal yang pasti dari tiap metrik yang ada, jadi silahkan berimprovisasi sendiri agar menemukan komposisi yang cocok dan hasilnya sesuai dengan keinginan Anda.

Semakin Anda sering hunting expired domain, semakin terasah pula ketajaman Anda dalam mencari dan menemukan domain expired yang berkualitas, baik sebagai PBN maupun moneysite.

Semoga panduan ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan jangan ragu untuk reply dikolom komentar :)